Adzan dan iqamah tidak lepas dari keseharian masyarakat muslim. Setiap hari kita mendengar adzan dari masjid dan musala terdekat, atau dari aplikasi pengingat di ponsel yang menunjukkan bahwa salat telah tiba. Begitupun ketika akan memulai shalat jamaah, iqamah dilafalkan.

Kita ketahui bahwa adzan dan iqamah memiliki lafal kalimat yang sama, tapi jumlah penyebutannya berbeda. Dalam adzan, pembacaan lafal-lafalnya dua kali lebih banyak dari iqamah.

Ajaran perbedaan adzan dan iqamah itu berdasarkan sabda Nabi berikut,

“عَنْ أَنَسٍ قَالَ: “إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِلَالًا أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ، وَأَنْ يُوتِرَ الْإِقَامَة

Dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Saw. menyuruh Bilal untuk menggenapkan bacaan adzan, dan membaca lafal iqamah secara ganjil.

Hadis ini salah satunya diriwayatkan dalam Sunan an Nasa’i. Hadis ini dipahami sementara ulama bahwa pembacaan adzan itu memang dua kali lebih banyak dari lafal iqamah. Semisal takbir dalam adzan empat kali, maka dalam iqamah hanya dua kali. Jika syahadat dua kali, maka dalam iqamah hanya sekali. Tentu lafal adzan sudah sering kita dengar dan hapal toh?

Nah, bagaimana dengan lafal tambahan “qad qaamatis shalah” dalam iqamah? Ternyata bersumber dari hadis yang juga diriwayatkan dalam Sunan an Nasai berikut,

عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: ” كَانَ الْأَذَانُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثْنَى مَثْنَى، وَالْإِقَامَةُ مَرَّةً مَرَّةً إِلَّا أَنَّكَ تَقُولُ: قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ، قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ

Dari Ibnu Umar ra., ia berkata: Adzan pada masa Rasulullah itu dibaca dengan membaca tiap lafalnya secara dua kali, dan lafal iqamah itu dibaca sekali. Kecuali dalam iqamah, engkau tambahkan: qad qaamatis shalah, qad qaamatis shalah.”

Demikianlah bagaimana perbedaan adzan dan iqamah disebutkan dalam hadis. Tentu hal ini bisa menjadi tambahan wawasan dalam amalan dan aktivitas ibadah kita sehari-hari. Wallahu a’lam.

Baca Yuk:  Dua Hal yang Ditinggalkan Nabi dan Mengikuti Ahlul Bait
No more articles